BWS Kalimantan II memperingati Hari Bakti PUPR ke-75 di Bendungan Tapin

previous arrow
next arrow
Slider

 

Dalam rangka Hari Bakti PUPR ke-75 dengan tema “75 Tahun Bakti PUPR Sigap Membangun Negeri”, Kementerian PUPR mengadakan kegiatan Penghijauan pada Area sekitar Infrastruktur ke-PU-an.  Balai Wilayah Sungai Kalimantan II turut berpartisipasi pada kegiatan tersebut dengan melakukan penghijauan pada area Greenbelt Bendungan Tapin, Kabupaten Tapin.

Kegiatan penanaman pohon di area Greenbelt menunjukkan komitmen yang kuat dari BWS Kalimantan II terhadap pembangunan berkelanjutan yang ramah lingkungan atau Environmental-Friendly Processes berbasis keanekaragaman hayati.  Dan fungsi-fungsi utama infrastruktur tetap menjadi prioritas namun dalam pelaksanaannya akan tetap memperhatikan kondisi lingkungan alam sekitar termasuk kelestariannya.

Turut hadir dan menanam pohon yaitu Kepala BAPPEDA Provinsi Kalimantan Selatan H. Ir. Nurul Fajar Desira, CES dan Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan II Fikri Abdurrachman, ST., M.Sc. Hadir juga perwakilan Kepala BPDAS-HL Barito Provinsi Kalimantan Selatan, perwakilan Kepala Kanwil BPN Provinsi Kalimantan Selatan serta perwakilan dari Komunitas Peduli Sungai (KPS) dan Forum Komunitas Hijau Provinsi Kalimantan Selatan.

Acara juga diisi dengan Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Balai Wilayah Sungai Kalimantan II, Ikatan Pensiunan Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (IPPU) dan Forum Komunitas Hijau tentang Pemanfaatan dan Pelestarian Area Greenbelt Bendungan Tapin.

Kegiatan penanaman pohon dalam rangka Hari Bakti PU Yang ke-75 dilakukan di semua Balai yang ada di lingkungan Kementerian PUPR dan diikuti pula oleh Ikatan Pensiunan Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (IPPU), Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air (GN-KPA) dan komunitas-komunitas  binaan organisasi dan balai-balai di lingkungan Kementerian PUPR.

Acara tersebut juga dihadiri Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono secara virtual. Pada kesempatan tersebut, Basuki berpesan agar selain penerapan gaya hidup Go Green, perlu dilakukan juga penguatan aspek sosial masyarakat melalui kegiatan perekonomiannya, seperti kegiatan Padat Karya Tunai yang dilaksanakan Kementerian PUPR. “Pembangunan infrastruktur juga dapat membantu masyarakat meningkatkan kehidupan masyarakat sekitarnya sehingga tidak hanya menunjang aspek teknis saja tetapi juga sosial dan ekonomi,” pesan Menteri PUPR.

Area penanaman terdiri dari 3 area Greenbelt yaitu Pertigaan Jalan Arah ke Maindam Bendungan Tapin, Pintu Gerbang Bendungan Tapin (1), Pintu Gerbang Bendungan Tapin (2) dengan total 1425 Pohon terdiri dari Pohon Mangga, Durian, Rambutan dan Lengkeng. Bibit tanaman buah tersebut merupakan sumbangsih dari beberapa pihak, yaitu SNVT PJPA WS. Barito (200 bibit), PT. Bank Negara Indonesia (Persero) (200 bibit), SNVT Pembangunan Bendungan (100 bibit), Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDAS-HL) (500 bibit), SNVT PJSA WS. Barito sebanyak (100 bibit), Satker OP SDA Kalimantan II sebanyak (125 bibit) dan Dinas Kehutanan sebanyak (200 bibit).

Dengan adanya kegiatan Penghijauan pada Greenbelt Bendungan Tapin diharapkan untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal disekitar bendungan tanpa mengganggu fungsi utama bendungan tersebut sebagai tampungan air.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Visit Us On TwitterVisit Us On FacebookVisit Us On YoutubeVisit Us On Instagram